Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

Rute dan Estimasi Perjalanan Puncak Piramid

Rute dan Estimasi Perjalanan Puncak Piramid - Sudah pernah dengar atau mendaki wisata yang satu ini belum? Wisata alam satu-satunya yang penuh tantangan di Kabupaten Bondowoso yaitu Puncak Bukit Piramid.




Puncak piramid berada di Desa Ardisaeng Kecamatan pakem Bondowoso, untuk menuju puncak ini kalian melewati pintu masuk di perkampungan tegal tengah desa curahpoh kecamatan Curahdami Bondowoso. Estimasi perjalanan menuju puncak piramid naik butuh waktu 6 jam dan turun butuh waktu 6jam.

Rute Perjalanan Puncak Piramid tidak mudah di lalui, butuh pengalaman dan semangat untuk sampai puncak. Hilangkan rasa sombong dan meremehkan dari hati pikiran kalian walaupun hanya guyonan. Hati-hati ini gunung, ada penunggunya, kita harus izin dan ucapkan salam.


Berawal dari tempat camp jam 6 pagi, berangkat menuju sungai belantara tanap ada petunjuk jalan yang sudah nyaman untuk di lewati. Perjalan penuh tantangan walaupun berjalan bersama-sama terkadang juga sering kesasar tak tahu arah.


Butuh waktu 1 jam menuju sungai dan jam menunjukkan pukul 7 lewat, tak mudah melalu walaupun tenaga masih ada, belum merasakan leleah sedikit pun yang ada hanya bayangan berada di puncak.

Sungai telah di lewati sekarang menuju pegunungan kecil, orang menyebutnya perbukitan. Butuh waktu sekitar 30 menit sampai di pegunungan. Cukup sedikit melelahkan karena medan mulai menanjak dan bekelok-kelok.


Sesampainya di Pegunungan kita, saatnya menuju Batu langger. Warga sekitar menyebutnya batu langger, kabarnya sebagi tempat beribadah (sholat). Batu ini melebar ke samping dan cukup besar, jangan asal duduk di batu ini, etika tetap di gunakan karena bisa saja ada penghuninya yang tidak kasat mata.



Boleh istirahat sekita area batu langger, bersantai sekitar 10 menitan. Jangan lama-lama, perjalanan masih panjang dan usahakan kembali ke camp jam 6 Sore. Jam menunjukkan pukul 9 lewat, istirahat selesai sekerang menuju batas vegetasi.


Apa itu batas vegetasi?
Vegetasi bukan hewan pemakan tumbuh-tumbuhan, tapi batas wilayah pendaki sering tersesat. Disini kita mulai di uji iman dan taqwa kita, banyak pendaki yang merasa sombong karena telah menaklukkan alam liar yang lebih sulit. Sesungguh kesombongan ini dapat mengundang jin untuk memberi petujuk jalan yang salah.


Jangan pernah sombong, jangan menghina teman yang lelah walau itu hanya guyonan. Jika ada teman yang lelah tidak kuat berjalan, beristirahatlah sejenak atau kembali ke camp. Batas vegetasi bukit piramid segera berakhir hanya butuh waktu 20 menit namun tantangan menuju puncak belum selesai.


Dari batas vegetasi menuju puncak butuh waktu estimasi 3 jam, jalan mulai menanjak kemiringan 45 derajat. Banyak pendaki mulai menyerah karena jalan yang licin penuh kerikil dan melewati batu besar yang mengahalagi jalan.

Perjalan ke puncak hanya setapak, sebalah kiri jurang dan sebelah kanan jurang dengan kedalaman masing-masin 30 meter lebih. Hati-hati jika berjalan, jangan berlari saking semangatnya melihat puncak piramid.

Beristirahatlah sejenak untuk minum dan mengembalikan tenaga di tengah perjalanan. Terik matahari mulai menyengat, jam menujukkan pukul 11. Sudah 2 jam di lalui dari batas vegetasi tadi, menunju puncak 1 jam lagi harus sampai tepat pukul 12 siang.


Cukup lelah memang seorang pendaki, tapi lelah akan terbayar ketika sudah berada zona nyaman yang kita tuju. Tidak ada usaha yang sia-sia jika dilakukan dengn iklash dan santai.



Puncak gunung telah di depan mata, sekitar 50 meter tapi waktu yang di butuhkan sekitar 20 menitan karena tenaga mulai habis. Camilan minuman menipis sebagai pengisi tenaga dan perut.



Sampai sudah di pucuk gunung piramid, yang kata orang penuh misteri dan mtios-mitos. Diatas puncak bukit piramid Bondowoso terasa nyaman, adem seperti di surga. Kita dapat melihat keindahan yang mempesona, cukup eksotis, natural dan sungguh luar biasa.


Setengah jam di atas puncak piramid, cukup untuk mengabadikan moment diatas. Saatnya turun kembali ke camp. Untuk kembali ke camp, tetap melewati jalan yang tadi kita lalui, naik bersama-sama, turun juga bersama-sama, jangan saling meninggalkan hanya mengejar waktu.



Untuk turun butuh waktu yang sama dengan naik, estimasi sekitar 4- 6 jam tergantung pada tenaga yang ada. Sebaiknya and amengajak orang yang berpengalaman atau membayar gaet untuk mengantar ke puncak.

Siapkan peralatan dan keperluan untuk mendaki, jangan memaksakan jika belum memiliki peralatan mendaki gunung. Mnedaki gunung bermodalkan keyakinan dan tenaga tidak cukup ya.


Terima kasih telah mengunjungi situs ini, silahkan share agar lebih bermanfaat dan jangan lupa ayo ke Bondowoso.

Prasasti Batu Goyang Solor

Prasasti Batu Goyang - Kalian pasti mendengar batu goyang atau selo obah, tapi kami banyak yang tidak tahu sejarah yang pasti tentang batu goyang. Bang Sukatman sedikit memberi petunjuk sejarah batu goyang yang bisa anda kembangkan sejarahnya.

Sela Giri ing Inggil atau 71 Saka setara 139 Masehi raja ketiga Medhang Kamulan. Dalam mitos Jawa sering disebut sebagai Prabu Watu Gunung (Sela Giri).

Situs ini di Solor Cerme Bondowoso. Saya kira dulu hanya dongeng, ternyata betul betul ada.

Subhanallah
Saat raja ini memerintah pusat kerajaan dipindah ke Daerah Pantai yang sekarang dikenal sebagai daerah Giri di Banyuwangi.

Perpindahan ibukota ini ditandai dengan Prasasti Batu Goyang atau Sela Obah di Wringin Bondowoso.



Kabarnya batu goyang tersebut sudah berubah posisinya dikarenakan longsor. Foto diatas di abadikan pada tahun 2015. Jika ada informasi terbaru, kirim ke kontak kami. Saat ini, sekitar area tersebut telah menjadi destinasi wisata untuk Bondowoso di wilayah solor cerme dengan sebutan wisata batu so'on.

Terima kasih telah mengunjungi situs ini, silahkan share agar lebih bermanfaat dan jangan lupa ayo ke Bondowoso.

Sumber FB https://www.facebook.com/maman.sukatman.7 

Bukit dan Goa Arak-Arak

Sejarah Bukit dan Goa Arak-Arak - Bukit Arak-arak adalah toponim Bukit Caraka. Kronogramnya "Bukit Caraka Inggil atau Saka 031 atau 109 M. Bukit untuk mengintai atau memonitor utusan (caraka) dari negara lain yang datang ke Jawa.

Goa Arak-arak diduga merupakan pertapaan para pengikut Buddha-Siwa yang ritualnya bermeditasi di lereng gunung.

Pada hari-hari setelah situs runtuh, Majapahit digunakan oleh pendiri Blambangan untuk pertahanan melawan Belanda dan Mataram ketika Belanda mengadu domba Mataram dan Blambangan.

Semoga Bondowoso semakin dikenal.

Wisata Bukit dan Goa Arak-Arak Bondowoso

Wisata Bukit dan Goa Arak-Arak

Terima kasih telah mengunjungi situs ini, silahkan share sejarah Bukit dan Goa Arak-Arak agar lebih bermanfaat dan jangan lupa ayo ke Bondowoso.

Sumber FB https://www.facebook.com/maman.sukatman.7

Megalitikum Bondowoso

Megalitikum Bondowoso - Setelah mendeklarasikannya sebagai "Republik Kopi", Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, menyatakannya sebagai kota Megalitikum. Deklarasi tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bondowoso, untuk menarik wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri.

Bupati Bondowoso, Salwa Arifin, menjelaskan, Kabupaten Bondowoso memiliki potensi yang cukup besar, terutama wisata sejarah. "Jadi kalau saya disamakan, Kabupaten Bondowoso adalah surga bagi benda-benda tradisional yang tersebar di beberapa daerah," katanya kepada Kompas.com, Minggu (12/2/2018).

Menurut Salwa, situs megalitik di Bondowoso memiliki nilai pendidikan, dalam bentuk pendidikan sejarah. "Kami ingin, komunitas, terutama di kalangan siswa, dapat belajar tentang situs-situs ini. Jadi, mereka dapat mengetahui sejarah kota tempat ia dilahirkan dan tumbuh," tambahnya.

Salwa berharap bahwa melalui deklarasi tersebut, wisatawan dapat datang ke Bondowoso, sehingga berdampak pada masyarakat di sekitar lokasi situs megalitik. "Situs kami tersebar di seluruh kecamatan, jadi dengan kedatangan wisatawan, kami berharap itu akan berdampak pada ekonomi masyarakat," katanya.

Secara terpisah, Ketua Dewan Pengawas Seni Bondowoso, Sinung Sudrajat mengatakan bahwa situs megalitik merupakan salah satu aset emas yang dimiliki oleh Bondowoso. "Kabupaten lain tidak memiliki potensi ini, jadi kita harus memanfaatkan kekayaan ini sebaik-baiknya, untuk menarik wisatawan datang," katanya.

Berdasarkan data yang dimilikinya, ada total 1.215 situs megalitik yang tersebar di seluruh kecamatan. "Di semua kecamatan ada, dan memang perlu dilakukan penelitian, situs ini sudah berapa ribu tahun," katanya.


Melalui deklarasi ini, Sinung berharap Kabupaten Bondowoso akan menjadi lebih dikenal luas oleh masyarakat. "Kita sudah dikenal karena kekayaan alamnya dalam bentuk kopi dan beras organik. Sekarang situs megalitik ini juga harus dikenal oleh masyarakat luas," pungkas Sinung.

Terima kasih telah mengunjungi situs ini, silahkan share agar lebih bermanfaat dan jangan lupa ayo ke Bondowoso.

Museum Megalitikum Bondowoso

Museum Megalitikum Bondowoso - Meski secara geografis Bondowoso tidak terlalu luas, tetapi kabupaten berjuluk Republik Kopi ini kaya akan peninggalan sejarah. Salah satu yang paling membanggakan adalah cagar budaya megalitik di Desa Pekauman, Distrik Grujugan.

Menurut Tim Ahli Warisan Budaya Provinsi Jawa Timur (TACB), cagar budaya megalitik di desa Pekauman Grujugan, dimulai pada abad ke-3.

"Megalitikum di Bondowoso sekitar abad ke-3, kemudian berlanjut hingga akhir Majapahit," kata pakar tim warisan budaya Jawa Timur, Blasius Suprapta.

Suprapta menjelaskan, pada saat Buddhisme Hindu berkembang di Majapahit, di Kabupaten Bondowoso masih ada kepercayaan yang tumbuh pada arwah leluhur.

"Jadi kalau dilihat, tidak ada candi yang ditemukan, hanya di Prajekan," jelasnya kepada Bondowoso, beberapa hari lalu.

Pria yang juga dosen di salah satu universitas di Malang ini menyarankan agar di masa depan, megalitik di Desa Pekauman dapat digunakan sebagai Museum Megalitikum Bondowoso oleh pemerintah setempat.

"Jadi itu akan mendatangkan turis asing, karena itu satu-satunya di Indonesia.

Buat bintik-bintik seperti Sangiran. Sangiran hanya tengkorak, "jelasnya.

Menurutnya, selama ini di Indonesia tidak ada yang namanya patung, maka ada kelompok batu purba seperti pemukiman seperti di Desa Pekauman. Belum lagi ada pemakaman, dan itu adalah satu area.

"Di Toraja ada erong-erong (kuburan kuno), tetapi mereka tidak lengkap seperti ini, seperti pemukiman. Ini adalah temuan yang langka," jelasnya.

Dia juga menjelaskan, di daerah itu, antara satu objek dan yang lainnya adalah satu konteks atau satu unit, sehingga tidak boleh dipindahkan atau dipisahkan.



Dia menyesalkan pemindahan titik pusat karena perluasan pabrik kemarin, yaitu patung leluhur atau batu batu. Jika sudah dipindahkan, itu berarti titik tengahnya hilang. Jadi, itu harus dikembalikan.

"Jika dipindahkan, terus dikembalikan ke titik semula, masih nilai historisnya. Selama titik itu tidak hilang, itu tidak dibuldoser. Jadi ada data, di mana arahnya, kita ada di sana. Bahkan Padahal itu kejahatan, bisa dibangun oleh BPCB, "lanjutnya.

Dia juga menjelaskan bahwa daerah megalitik di Pekauman telah dipelajari sejak zaman Belanda, sekitar 1899, lalu 1919, dan 1998. Sementara peneliti Indonesia melakukan penelitian pada 1983, 1986 dan hingga sekarang.

Kawasan cagar budaya di Desa Pekauman, Kabupaten Grujugan, Bondowoso memiliki banyak jenis megalit, seperti Sarcophagi, Menhir, Arca, Dolmen, dan beberapa jenis batu lainnya.

Terima kasih telah mengunjungi situs ini, silahkan share agar lebih bermanfaat dan jangan lupa ayo ke Bondowoso.

Batu So'on Yang Penuh Misteri

Bondowoso - Pasti ada penasaran ketika ada yang share melalui sosial media tentang foto batu besar seperti kepala anak punk. Batu besar membentu kepala punk ini ada wujudnya, telah lama ada dan asli dari alam tanpa ada campur tangan. Sudah tahu belum posisinya dimana?

Batu kepala anak punk ini berada di Desa Solor Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso Jawa Timur. "Aneh tapi nyata, ya beginilah bentuknya saya kira ini foto editan hasil potoshop, ternyata memang benar ada di Bondowoso, saya cari tahu batu ini di goggle berada dimana dan apa nama batu ini, akhirnya saya menemukan nama batu ini bernama batu soon", kata pengunjung.

Saya penasaran dengan batu tersebut, jauh-jauh dari pulau Bali saya datang karena penasaran dengan bentuknya, saya dapat foto dari sosial media facebook dan kiriman via whatsapp. Tak ambil pusing saya langsung mengagendakan liburan minggu depan ke tempat batu ini," kata pengunjung.

Batu ini bernama Batu so'on, di eropa menyebutnya stonehenge. Jika anda ingin melihat stonehenge tidak usah jauh-jauh datang ke eropa, di Indonesia terdapat batu stonehenge walau tak sebesar di eropa.

batu Stonehenge Indonesia
Batu so'on sering orang sekitar bilang, karena mayoritas warga sekitar berbahasa madura, jika dalam bahasa Indonesia yakni batu susun.

Belum ada kepastian, batu ini merupakan batu megalitikum atau batu yang baru saja terbentuk, yang pasti batu ini bukan hasil karya manusia. Kata orang sekitar pun beranggapan batu ini merupakan aset berharga Bondowoso, hasil karya alam yang sungguh mempesona yang tak ada duanya.

Tak lama ini, dinas pariwisata Bondowoso merubahnya destinasi ini menjadi wisata agar menambah pendapatan Bondowoso dan mendongkrak perekonomian warga sekitar. Bondowoso memang memiliki banyak potensi wisata alam, apalagi daerahnya di kelilingi pegunungan besar seperti Gunung raung, Gunung ijen, Gunung Argopuro.

Rute menuju Batu So'on
Jalan menuju batu so'on sudah bagus, jalan aspal mulus dan aman, namun harus tetap berhati-hati karena jalan sedikit berkelok-kelok dan sempit. Desa solor terdapat di Bondowoso bagian timur, sekitar 25km dari pusat kota Bondowoso.

Tiket masuk batu so'on
Setiap tempat wisata pasti ada tiket masuknya, tiket masuk batu stonehenge / so'on ini cukup murah. Dengan membayar tiket tersebut, anda bisa berfoto ria dengan kamera kesayangan anda.

Apakah ada cerita misteri di batu so'on?
Menurut warga sekitar, tidak ada cerita misteri di batu tersebut, hanya saja tempat yang jarang di kunjungi orang dan tempat yang penuh dengan tumbuh-tumbuhan beranggapan tempat situ angker tapi nyatanya tidak angker.

Bagaimana menurut anda? kapan mau kesini?  Ayo ke Bondowoso, jalan-jalan ke Batu so'on dan tempat wisata lainnya yang ada di Bondowoso.

Terima kasih telah mengunjungi situs ini, silahkan share agar lebih bermanfaat dan jangan lupa ayo ke Bondowoso.

Panorama Air Terjun Niagara Mini Yang Menarik dan Bagus Untuk Wisata Keluarga

Bondowoso - Air Terjun Niagara Mini - Air terjun niagara yang banyak orang tahu hanya di negeri paman sam. Ternyata air terjun niagara tidak ahanya di negara Amerika, tetapi di Bondowoso juga ada air terjun niagara mini.

Dalam foto di bawah ini seorang wanita berpose dengan background air terjun niagara di Bondowoso. Air terjun ini asli ukiran alam, bukan buatan alias campur tangan manusia. Panorama alam yang indah dan bunyi air mengalir membuat hati pikiran kembali fresh.

Bagi anda yang ingin menikah, tempat ini cocok untuk pre wedding karena suasana yang romantis di hiasi bunga-bunga tumbuh subur. Anda juga bisa membawa sanak family atau kerabat untuk mengunjungi tempat ini.

Lokasi Air terjun niagara mini berada di Desa Blawan kecamatan Ijen kabupaten Bondowoso. Banyak wisata yang indah di kawasan ijen Bondowoso, jadi anda tidak hanya mengunjungi air terjun niagara, anda juga bisa mengunjungi Kawah ijen Bondowoso, air terjun blawan, kalipahit, kawah wurung, pemandian air hangat, dan Homestay / Villa / Hotel.

Suhu udara yang sejuk dan dingin sangat cocok untuk menikmati secangkir kopi arabika asli Bondowoso, dan juga kopi robusta serta kopi luwak. kawasan ijenterdapat perkebunan kopi yang luas maka jangan heran jika Bondowoso pengekspor kopi terbesar.

Rute wisata air terjun niagara mini snagat mudah dan tiket masuk air terjun ini gratis. Anda wajib menjaga kebersihan lingkungan dengan cara jangan membuang sampah sembarangan.


Terima kasih telah mengunjungi situs ini, silahkan share agar lebih bermanfaat dan jangan lupa ayo ke Bondowoso.

Pahlawan Dalam Sejarah Bondowoso

Sejarah Bondowoso - Sebelum menuju pembahasan sejarah Bondowoso, kami akan menjelaskan letak Bondowoso, karena masih banyak orang yang tidak tahu di provinsi mana Bondowoso itu. Kabupaten Bondowoso berada di Provinsi Jawa Timur, letak geografis kabupaten Bondowoso di kelilingi oleh kabupaten besar yaitu Banyuwangi Jember, Situbondo, dan Probolinggo.

Dalam sejarah Kabupaten Bondowoso, dahulunya kabupaten Bondowoso adalah hutan belantara yang tidak ada orang yang menjamahnya. Masih banyak yang tidak tahu dengan sejarah Bondowoso, karena tidak ada yang tahu pasti. Namun, dari pecinta sejarah menceritakan bahwa Bondowoso memiliki pahlawan-pahlawan hebat dan seorang ulama.

Berawal dari kerajaan besar yang ada di Besuki kabupaten Situbondo yang memerintahkan panglima perang yang hebat bernama Raden bagus Asra dikenal dengan nama Ki Ronggo untuk memperluas wilayah kekuasaan kerajaan besuki.

Kerajaan besuki yang berada tepat sebelah barat kabupaten Bondowoso, memerintahkan panglima perang untuk memperluas wilayah di mulai dari arak-arak banyuwuluh wringin, pakem, curahdami dan sampai di tengah-tengah hutan. Sesampainya ditengah hutan, panglima perang membangun markas perang dan tempat latihan prajurit yang sekarang menjadi alun-alun Bondowoso.


Tidak hanya sampai di situ saja, Ki Ronggo memperluas daerah kekuasaanya ke arah selatan, timur, dan utara. Setiap persinggahan prajurit dalam membabat hutan selalu membangun pedukuhan yang di isi 2 - 10 orang yang bertujuan apabila prajurit kolonial Belanda datang, para prajurit langsung memberi informasi ke panglima.

Ki ronggo tidak sendirian dalam memimpin Bondowoso, banyak para ulama ikut membantu memberi solusi agar prajurit Belanda tidak menyerang Bondowoso. Banyak pahlawan Bondowoso yang berguguran untuk mempertahankan Bondowoso agar tidak di rebut oleh Belanda.

Dalam forto dia atas adalah monumen gerbong maut, dimana dulunya Belanda pernah menyerang Bondowoso lalu para petani dan pahlawan Bondowoso di masukkan ke dalam gerbong kereta tanpa ada lubang ventilasi udara.

Itulah sedikit nama pahlawan dalam sejarah Bondowoso, lain kali akan kami update asal usul Bondowoso dan juga tak luput wisata batu megalitikum.

Source : www.bendebesah.com